Archive for February, 2007

Warna Warni

Thursday, February 1st, 2007

    Udah lama gak ngeblog kok kangen juga ya. Yah setelah peristiwa penting kemarin yaitu persalinan anak kedua, Adam, memang hari-hari seolah berjalan begitu cepat. Tiba-tiba matahari sudah tenggelam dan terbit lagi. Dan Adam-ku sudah masuk usia 1 bulan.

    Melahirkan kembali tanpa didampingi sanak saudara menjadi pengalaman kedua bagi kami. Jika dulu pada kelahiran anak pertama,meski tidak ada sanak saudara di dekat kami tapi dulu ada seorang kawan yang kebetulan banyak sekali membantu. Di saat-saat kami sibuk dengan hal besar seperti bolak-balik ke RS, aku terkapar setelah melahirkan untuk beberapa minggu karena jahitan yang waktu itu dianggap ‘lumayan aneh’ karena bagian simpulnya seperti mau kebuka lagi dan juga masalah payudara yang membuat panas dingin. Belum lagi urusan pengurusan baby yang waktu itu betul-betul pengalaman pertama. Dan si ayah juga sudah harus kembali disibukkan dengan rusan kantor. Maka kehadiran seseorang yang mengurus hal-hal kecil seperti belanja, memasak, menaruh dan mengambil cucian di mesin cuci, atau sekedar menyingkirkan gelas dan piring ke tempat cucian piring  sungguh terasa sangat berharga. Itu pun masih belum mengcover beberes rumah. Untuk hal ini untung saat itu tidak terlalu merisaukan rumah yang berantakan.

        Nah pada kelahiran anak kedua, yang berarti ada 2 anak yang mesti diurus kami sendiri maka kami berusaha untuk meminimalisir kerepotan itu. Misal sebelum melahirkan sudah menyimpan aneka masakan yang dibekukan. Terutama makanan  yang bagus untuk nambah darah seperti masak ati  ayam-sapi atau daging  dan kebetulan memang sewaktu pulang dar RS HB-ku cuma 6,7 dan pasokan suplemen zat besi tablet belum ada karena saat itu hari libur dan semua apotek tutup dan baru buka lagi hari ke-3. Dan untungnya anak pertama sudah pergi ke TK, sehingga waktu pagi hingga siang aku bisa konsentrasi pada pengurusan baby ,urusan masak memasak, atau urusan printal printil kecil-kecil tapi banyak. Selain itu masih punya waktu untuk nginternet buka-buka email, baca berita,atau chat. Lumayan untuk hiburan dan tentu saja ampuh untuk mencegah babyblues.

     Maka kami menjadi sangat maklum kehadiran bayi mungil jika tinggal di Indonesia berarti juga kehadiran pembantu baru atau sanak famili yang tinggal sebulan atau dua bulan. Apalagi mungkin di Indonesia banyak hal kecil yang mesti dilakukan. Misalnya rumah minimal mesti disapu sehari sekali dan juga dipel karena debu yang betul-betul banyak dan tak terelakkan. Tumpahan cairan manis yang sedikit saja bisa mengundang semut sekampung, makanan yang cepat menjadi basi sehingga mungkin upacara masak-memasak harus lebih sering. Belum lagi harus memandikan bayi dua kali sehari. Jika di rumah tidak ada keran air panas berarti harus memasak air dulu. Belum lagi jika si bayi tidak pake pampers dan musim hujan pula.

       Yah begitu kali yah warna warni punya baby. Baik di Indonesia maupun di LN kayaknya memang harus repot. Seperti juga kasus melahirkan, emang ada melahirkan yang gak sakit? kayaknya memang harus sakit meski ada yang cepet ada yang lama. Tapi memang lebih baik repot daripada bengong…iya gak sih..?